– Solana (SOL) memantul tajam setelah gelombang buletin risk off terbaru, naik sekitar 11 persen dari area US$ 70an ke atas US$ 80an tengah. Kenaikan sigap ini memicu perdebatan baru, ialah apakah pantulan tersebut hanya reaksi sesaat terhadap headline, alias mulai membentuk fondasi untuk pergeseran nan lebih besar.
Trader nan dikenal sebagai CryptoCurb membagikan diagram timeframe 30 menit nan menunjukkan SOL berlari dari kisaran US$ 77 – US$ 78 menuju sekitar US$ 84 – US$ 85, lampau bergerak lebih tenang dalam kondisi singkat.

Dalam pembacaannya, respon sigap pasar ini menunjukkan ketahanan SOL di tengah tekanan buletin geopolitik, setelah sebelumnya nilai sempat terseret turun lebih dalam di awal pekan.
Namun di timeframe nan lebih besar, gambarnya tetap berat. Analis InvestingHaven menilai SOL berada dekat area pedoman krusial setelah penurunan panjang dari puncak akhir 2025 di atas US$ 250. Ia menyebut tanda-tanda “stabilisasi teknikal” mulai muncul, tetapi tetap terlalu awal untuk menyebut tren naik baru.
Pada chart mingguan, SOL tetap berada di bawah moving average jangka panjang nan sekarang berubah kegunaan menjadi resistensi, termasuk SMA 50 minggu di sekitar US$ 155 dan area 200 minggu di sekitar US$ 158.
Baca Juga: Riset Bitwise Klaim Pegang Bitcoin 3 Tahun, Risiko Rugi Tinggal 0,7 Persen
Momentum mingguan juga belum pulih. RSI mingguan berada di kisaran 30-an tengah, nan mencerminkan tenaga nan tetap lemah, meski sekaligus mengindikasikan tekanan jual mulai mendingin dibanding fase breakdown sebelumnya.
Dalam skenario investingHaven, Solana perlu membangun struktur lebih dulu sebelum mencoba sasaran nan lebih tinggi. Ia menyoroti band resistensi luas US$ 200 – US$ 270, area nan historisnya menjadi tembok ketika reli datang.
Menurutnya, penembusan dan memperkuat di atas US$ 270 bakal menjadi sinyal pergeseran struktur nan lebih tegas dan membuka jalan ke sasaran 2026 nan lebih tinggi. Sebelum itu, nilai tetap berada dalam fase pemulihan, bukan uptrend terkonfirmasi.
Pengalaman siklus sebelumnya juga mendukung pendekatan nan hati-hati. Solana kerap memerlukan fase konsolidasi berbulan-bulan setelah koreksi tajam sebelum reli berikutnya betul-betul menyala, biasanya baru terjadi setelah nilai sukses merebut kembali moving average kunci. Sebaliknya, jika area support di area US$ 80an bawah kandas bertahan, narasi stabilisasi melemah dan resiko penurunan kembali menjadi fokus.
Untuk saat ini, Solana berada di antara dua kutub nan jelas: support jangka panjang di sekitar US$ 80 dan lapisan resistensi tebal di atasnya.
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
18 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·