Morgan Stanley Siap ‘Adu Mekanik’ dengan BlackRock Soal ETF Bitcoin

Sedang Trending 15 jam yang lalu

– Morgan Stanley bersiap meluncurkan produk Bitcoin ETF dengan strategi nan cukup agresif, ialah menawarkan biaya pengelolaan nan sangat rendah.

Menurut salah satu analis Bloomberg berjulukan Eric Bachulnas, ETF ini bakal mengenakan fee sebesar 0,14 persen, menjadikannya salah satu nan termurah di pasar saat ini. Angka tersebut apalagi lebih rendah dibandingkan beberapa pesaing utama, termasuk produk dari BlackRock nan saat ini memimpin pasar.

Langkah ini dinilai bukan sekadar kompetitif, tetapi juga strategis. Dengan fee nan lebih rendah, Morgan Stanley berkesempatan menarik lebih banyak investor, baik dari dalam jaringan mereka sendiri maupun dari luar. Apalagi, bank ini mempunyai pedoman pengguna besar dengan ribuan advisor nan mengelola triliunan dolar aset.

Di sisi lain, keputusan ini juga memberi sinyal bahwa persaingan di pasar Bitcoin ETF semakin ketat. Selama ini, BlackRock melalui produknya IBIT menjadi pemain dominan.Namun dengan masuknya lembaga besar seperti Morgan Stanley, peta persaingan bisa mulai berubah.

ETF Grayscale Bitcoin Mini Trust saat ini mempunyai biaya sekitar 0,15 persen. ETF besar seperti iShares Bitcoin Trust BlackRock di sisi lain mengenakan biaya sekitar 0,25 persen.

Dengan kecenderungan biaya nan lebih rendah, penanammodal dapat dengan mudah memindahkan biaya dari satu ETF ke ETF lain tanpa mengubah eksposur pada bitcoin.

Baca Juga: Binance Australia Didenda Rp100 Miliar, Ini Penyebabnya

ETF ini sendiri rencananya bakal diperdagangkan di NYSE Arca dan menjadi salah satu produk pertama dari bank besar di segmen spot Bitcoin ETF. Jika melangkah sesuai rencana, peluncurannya diperkirakan bakal terjadi dalam waktu dekat.

Menariknya, langkah Morgan Stanley tidak berakhir di Bitcoin. Bank ini juga disebut telah mengusulkan ETF untuk Ethereum dan Solana. Jika strategi biaya rendah ini diterapkan juga pada produk tersebut, bukan tidak mungkin bakal terjadi “perang fee” di industri ETF kripto.

Selain itu, Morgan Stanley mempunyai sekitar 15.000 hingga 16.000 penasihat finansial nan mengelola aset pengguna senilai lebih dari US$ 6 triliun. Artinya, setiap produk investasi nan mereka dorong, termasuk ETF Bitcoin, bisa langsung masuk ke dalam ekosistem internal tanpa perlu berjuntai pada pihak luar.

Sebaliknya, pesaing seperti BlackRock kudu mengandalkan jaringan penasihat eksternal. Model ini memang luas, tetapi tidak sepenuhnya terkontrol. Mereka tidak bisa memastikan seberapa aktif produk mereka dipromosikan alias gimana setiap penasihat menyampaikannya ke klien.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian