Vitalik Buterin Kecewa dengan Perubahan Arah Organisasi Penerima Donasinya

Sedang Trending 15 jam yang lalu

– Pendiri dari Ethereum, ialah VItalik Buterin secara terbuka mengkritik Future Life Institute (FLI) mengenai penggunaan bantuan senilai sekitar US$ 500 juta nan dia berikan pada tahun 2021. Menurut Buterin, organisasi tersebut tidak lagi mengikuti rencana teknis nan awalnya dipresentasikan keepadanya dan justru beranjak ke pendekatan pembelaan politik.

Buterin memperingatkan bahwa pendekatan seperti itu berpotensi menghasilkan kebijakan nan berkarakter otoriter, meskipun bukan itu tujuan awalnya.

Donasi tersebut berasal dari token Shiba Inu (SHIB) nan sebelumnya diterima Buterin dari proyek tersebut. Pada saat itu, dia membagi token tersebut antara Future Life Institute dan CryptoRelief, sebuah biaya nan diterima oleh CryptoRelief.

Perubahan Arah Strategi

Ketika bantuan diberikan, FLI memberikan sebuah roadmap komprehensif kepada Buterin. Rencana tersebut berfokus pada pengurangan resiko eksistensial dari beragam teknologi masa depan, termasuk kepintaran buatan (AI), bioteknologi dan senjata nuklir.

Selain itu, roadmap tersebut juga mencakup upaya untuk mendorong perdamaian dunia serta memperkuat praktik berpikir kritis dan imliah.

Namun menurut Buterin, di kembali layar organisasi tersebut kemudian mengubah arah strategisnya. Fokus nan sebelumnya pada penelitian teknis perlahan bergeser ke tindakan budaya dan politik sebagai strategi utama.

Baca Juga: Arthur Hayes: Bitcoin Mengalahkan Emas Saat Krisis Global

FLI pun memihak perubahan tersebut dengan menyatakan bahwa situasi telah berubah drastis sejak 2021. Mereka menilai perkembangan Artificial General Intelligence (AGI) sekarang berjalan jauh lebih cepat, sehingga diperlukan strategi baru untuk bergerak lebih sigap dan menyeimbangkan pengaruh lobi dari perusahaan AI besar.

Meski begitu, Buterin tidak sepakat dengan argumen tersebut. Ia menilai bahwa tindakan politik berskala besar nan didukung biaya besar dapat memicu akibat nan tidak diinginkan.

Menurutnya, pendekatan tersebut berisiko menimbulkan reaksi kembali dari masyarakat dan apalagi dapat menyelesaikan masalah dengan langkah nan rentan dan condong otoriter, meskipun tidak direncanakan sejak awal.

Pendekatan Berbeda dari Buterin

Sebagai perbandingan, Buterin juga mengungkapkan pendekatannya sendiri dalam penggunaan biaya untuk proyek teknologi. Baru-baru ini, dia mengalokasikan sekitar US$ 40 juta untuk mendukung pengembangan keamanan open-source serta teknologi penemuan pandemi.

Kedua bagian tersebut, menurutnya, berfokus pada solusi teknis nan nyata dan tidak memerlukan mobilisasi politik besar untuk menghasilkan dampak.

Perbedaan pendekatan ini mencerminkan perdebatan nan lebih luas di organisasi AI safety dan penelitian resiko eksistensial. Perdebatan utama berkisar pada satu pertanyaan penting, ialah apakah penelitian teknis alias tekanan politik nan lebih efektif untuk mengurangi resiko teknologi masa depan.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian