Sinyal Jual Diprediksi Bakal Bayangi Bitcoin Hingga 2027

Sedang Trending 1 hari yang lalu

– Harga Bitcoin (BTC) kembali memasuki fase penentuan arah, dengan analis memperingatkan bahwa perebutan kendali antara pembeli dan penjual tetap jauh dari selesai. Dalam kajian terbarunya pada Rabu, Keith Alan, nan merupakan salah satu pendiri Material Indicators, memperkirakan bahwa retest ke area US$ 87.500, nan bertepatan dengan yearly open 2026, hanya tinggal menunggu waktu.

Menurut Alan, tindakan nilai Bitcoin saat ini terjebak dalam tarik menarik jangka pendek. Meski pembeli berupaya mempertahankan support di kisaran US$ 92.000, info order book menunjukkan tekanan dari pelaku besar tetap dominan. Ia menilai pengetesan ulang area nan lebih rendah kemungkinan diperlukan sebelum struktur pasar cukup sehat untuk memicu reli berikutnya.

Alan menunjukkan info dari FireCharts milik Material Indicators nan memperlihatkan pertarungan real-time di order book Bitcoin. Dalam pandangannya, pelaku bermodal besar condong mengarahkan nilai untuk menguji support nan lebih dekat dengan yearly open, sebelum sinyal teknikal nan lebih konstruktif terbentuk di diagram harian.

Salah satu pemicu reli nan dinanti adalah Golden Cross pada kerangka waktu harian, ketika simple moving average (SMA) 21-hari melintasi SMA 50-hari dari bawah. Namun sebelum itu terjadi, Alan memperingatkan bahwa pasar kemungkinan bakal memandang pelemahan lebih lanjut.

Jika retest tidak terjadi dalam waktu dekat, dia memperkirakan skenario tersebut bakal terwujud setelah terbentuknya Death Cross pada diagram mingguan, nan diperkirakan muncul di pertengahan bulan.

Baca Juga: Solana Diindikasikan Bakal Raih US$ 200 Bulan Ini, Apa Dasarnya?

Ketika alam diperluas ke jangka waktu nan lebih panjang, gambaran nan muncul condong kurang menggembirakan bagi penanammodal bullish. Sejumlah sinyal jual pada beragam perangkat kajian menunjukkan bahwa Bitcoin mini kemungkinannya mencetak rekor tertinggi baru sebelum 2027, selain terjadi perubahan signifikan pada dinamika pasar.

Alan mengakui bahwa banyak aspek dapat mengubah proyeksi dalam enam bulan ke depan. Namun berasas struktur pasar saat ini, dia menilai argumen penurunan nilai menjadi lebih mudah dibangun begitu momentum dari reli jangka pendek mulai memudar.

Pandangan tersebut juga bertindak bagi Ethereum, nan menurut riset Material Indicators sama-sama berada di “titik infleksi kritis.” Untuk menandai pembalikan tren nan lebih meyakinkan, baik Bitcoin maupun Ether dinilai perlu menunjukkan kekuatan nan lebih jelas pada diagram mingguan.

Secara spesifik, Alan menyebut bahwa relative strength index (RSI) mingguan di atas 41, disertai penutupan mingguan di atas SMA 50-minggu di sekitar US$ 101.500, menjadi prasyarat minimum bagi perubahan bias jangka menengah. Tanpa konfirmasii tersebut, reli nan terjadi beresiko tetap berkarakter sementara di tengah struktur pasar nan tetap rapuh.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian