– Aset mata uang digital Bitcoin kembali mencatat tonggak penting. Data terbaru menunjukkan bahwa jumlah pemilik Bitcoin di Amerika Serikat sekarang telah melampaui pemilik emas, sebuah pergeseran besar dalam preferensi investasi masyarakat.
Menurut laporan River nan mengutip info dari The Nakamoto Project, sekitar 50 juta penduduk Amerika mempunyai Bitcoin, sementara pemilik emas berada di nomor 37 juta orang. Selisih ini mencerminkan kelebihan sekitar 35 persen untuk Bitcoin.

Dominasi Amerika Serikat tidak hanya terlihat dari jumlah individu.
Secara global, penduduk Amerika menguasai sekitar 40 persen total suplai Bitcoin dunia. Selain itu, perusahaan publik AS menguasai 94,8 persen kepemilikan Bitcoin korporasi global, serta pemerintah memegang 198.000 BTC, alias 65 persen dari total kepemilikan pemerintah dunia.
Meski tetap menjadi pemilik persediaan emas terbesar dengan lebih dari 8.000 ton, posisi emas sekarang mulai dipertanyakan oleh publik.
Survei dari The Nakamoto Project menunjukkan perubahan pandangan nan cukup tajam.
Sebanyak 4 dari 5 penduduk AS mendukung konversi sebagian persediaan emas nasional menjadi Bitcoin. Rata-rata responden menyarankan alokasi sekitar 10 persen.
Namun, pada golongan usia di bawah 45 tahun, nomor ini melonjak hingga 24 persen, nan menandakan adanya pergeseran generasi dalam langkah memandang nilai dan penyimpanan kekayaan.
Baca Juga: SOL Sentuh US$ 90, Ini Level Penentunya
Momentum ini semakin kuat dengan masuknya lembaga ke pasar kripto. Beberapa perusahaan besar seperti Wells Fargo, Bank of America dan Vanguard telah mulai membuka akses ETF Bitcoin kepada pengguna mereka.
Selain itu, Goldman Sachs melaporkan bahwa 71 persen penanammodal institusional berencana meningkatkan alokasi mata uang digital dalam 12 bulan ke depan.
Perkembangan izin juga menjadi aspek penting.
RUU CLARITY Act saat ini mendekati tahap akhir di Senat Amerika. Jika disahkan, patokan ini dapat memberikan kepastian norma bagi Bitcoin, sesuatu nan selama ini menjadi kelebihan emas.
Dengan adanya izin nan lebih jelas, mengambil Bitcoin diperkirakan bakal semakin cepat, baik di kalangan perseorangan maupun institusi.
Meski emas tetap dominan di level bank sentral dan lembaga besar, arah pergerakan pasar mulai berubah.
ETF Bitcoin bisa mencapai aset US$ 10 miliar hanya dalam tujuh minggu, jauh lebih sigap dibanding ETF emas pertama nan memerlukan lebih dari dua tahun.
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
18 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·