– Setelah bertahun-tahun susah menembus nilai US$ 0,50, XRP akhirnya mengalami lonjakan nilai nan luar biasa sejak November 2024. Pada 5 November, bertepatan dengan Pemilu Presiden AS, XRP tetap diperdagangkan di nomor US$ 0,51. Namun, hanya dalam dua bulan nilainya melejit hingga US$ 3,31 pada 17 Januari 2025, nan setara dengan kenaikan sebesar 549 persen.
Melansir dari finbold.com, lonjakan ini tidak memperkuat lama. Di awal Februari, kebijakan tarif presiden Donald Trump memicu tindakan jual aset beresiko, termasuk mata duit kripto. Karena perihal tersebut, XRP sempat ambruk ke US$ 2,15 sebelum akhirnya kembali stabil di US$ 2,47 pada 11 Febuari. Dengan posisi ini, XRP tetap mencatatkan untung sebesar 16,12 persen sejak awal tahun.
Faktor-faktor nan Pengaruhi Pergerakan Harga XRP
Kali ini, AI DeepSeek yang merupakan kepintaran buatan dari Cina, memberikan faktor-faktor apa saja nan bakal mempengaruhi nilai XRP. AI ini mengidentifikasi beberapa aspek utama, yakni:
1. Pengajuan ETF XRP dan Litecoin
Baru-baru ini, perusahaan investasi CoinShares mengusulkan proposal ETF untuk XRP dan Litecoin di NASDAQ. Jika ETF ini disetujui, permintaan XRP bisa meningkat drastis, sebagaimana nan terjadi pada Bitcoin setelah ETF-nya disetujui.
2. Gugatan Ripple Melawan SEC
Sejak lama, Ripple Labs menghadapi gugatan norma dari Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat, nan menghalang perkembangan XRP. Namun, situasi mulai berubah setelah Gary Gensler, mantan ketua SEC nan dikenal menentang kripto, mengundurkan diri.
Ditambah lagi, SEC dan Binance baru-baru ini meminta penundaan 60 hari mata uang digital dalam kasus mereka, nan menandakan pendekatan izin nan lebih lunak terhadap industri kripto.
Baca Juga: Santiment: Bitcoin Kembali Jadi Primadona, Koin Meme Terancam Tenggelam
3. Peningkatan Adopsi dan Sentimen Pasar
Seiring meningkatnya penggunaan XRP sebagai perangkat pembayaran lintas batas, kepercayaan pasar terhadap mata duit ini juga semakin kuat. Faktor ini dapat menjadi pendorong nilai XRP ke level nan lebih tinggi.
Prediksi Harga XRP Jelang Akhir 2025
Berdasarkan kajian DeepSeek, terdapat tiga skenario nan mungkin terjadi bagi XRP pada 31 Desember 2025:
- Skenario Bullish: Jika ETF XRP disetujui dan Ripple memenangkan gugatan SEC, nilai XRP diprediksi bisa naik ke US$ 8,50 – US$ 10, setara dengan kenaikan sebesar 244 persen hingga 305 persen.
- Skenario Netral: Jika pertumbuhan pasar tetap stabil dan tidak ada halangan izin nan signifikan, XRP kemungkinan bakal mencapai US$ 6 – US$ 8, alias naik sekitar 143 persen hingga 224 persen.
- Skenario Bearish: Jika terjadi kemunduran di pasar mata uang digital alias ada izin nan lebih ketat, XRP tetap diperkirakan naik, meskipun lebih lambat, dengan kisaran nilai US$ 4 – US$ 5 juta, alias tumbuh sekitar 62 persen hingga 102 persen.
Menariknya, DeepSeek menilai bahwa skenario bullish adalah nan paling mungkin terjadi, sehingga tetap mempertahankan prediksi nilai XRP di kisaran US$ 8,50 hingga US$ 10 pada akhir 2025.
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.