Apakah XRP Masih Punya Harapan Saat Harga Jatuh ke US$ 2?

Sedang Trending 4 hari yang lalu

– Harga XRP sedang dalam tekanan. Setelah sempat naik tajam, hingga melewati nomor US$ 3, sekarang harganya turun dan berada di kisaran US$ 2,26. Banyak trader mulai bertanya-tanya, apakah ini tanda XRP bakal jatuh lebih dalam, alias hanya koreksi sementara sebelum naik gaji?

Dari sisi teknikal, sinyal nan muncul cukup mengkhawatirkan. XRP sekarang diperdagangkan di bawah tiga rata-rata pergerakan penting: 20,50 dan 100 hari (SMA). Melansir dari cryptoticker.com, ketiganya sekarang menjadi ‘tembok’ nan susah ditembus oleh harga. Beberapa kali nilai mencoba naik, tetapi selalu gagal, tanda bahwa pembeli belum cukup kuat.

Selain itu, diagram Heikin Ashi menunjukkan pola candle merah nan terus berulang dengan level tertinggi nan semakin rendah. Ini memperkuat gambaran bahwa tekanan jual tetap mendominasi.

Indikator RSI (Relative Strength Index) saat ini berada di nomor 42,9, tetap di wilayah netral, tetapi condong melemah. Sejak pertengahan Februari, RSI terus menurun dan belum menunjukkan tanda-tanda pembalikan arah (bullish divergence). Ini artinya, jika tekanan jual sedikit saja bertambah, nilai XRP bisa turun lebih dalam.

Baca Juga: Publikasi Data Amerika Serikat Berpotensi Ciptakan Volatilitas Baru, Bagaimana Nasib Bitcoin?

Saat ini, level support krusial ada di sekitar US$ 2,00 dan di garis SMA 200 hari, ialah di kisaran US$ 1,76. SMA 200 hari biasanya menjadi pemisah terakhir sebelum tren betul-betul berubah jadi bearish. Kalau XRP menembus level ini, ada kemungkinan nilai turun lebih jauh lagi ke sekitar US$ 1,50.

Di sisi lain, untuk kembali ke jalur naik, XRP kudu bisa menembus kembali level US$ 2,50 dengan volume transaksi nan kuat. Kalau itu terjadi, kesempatan pemulihan bakal terbuka lagi.

Meskipun terdapat perkembangan positif dari sisi izin dan potensi peluncuran ETF, XRP tetap menghadapi tantangan dari sisi teknikal dan tekanan pasar. Investor disarankan untuk tetap waspada dan memantau level support kunci di US$ 2,00 dan US$ 1,76.

Sebagaimana diketahui, Ripple Labs baru-baru ini mencapai penyelesaian dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengenai gugatan penjualan sekuritas nan tidak terdaftar. Ripple setuju untuk bayar denda sebesar US$ 50 juta, lebih rendah dari denda awal US$ 125 juta.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Iqbal Maulana

Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian