Solana kembali menarik perhatian pasar setelah lembaga terus menambah eksposur melalui ETF baru seperti Bitwise’s BSOL dan Grayscale’s GSOL. Dalam 10 hari berturut-turut, kedua produk ini mencatat aliran masuk biaya segar lebih dari $340 juta sejak diluncurkan pada akhir Oktober.
Fenomena ini menunjukkan minat institusional nan semakin kuat terhadap aset digital Solana, apalagi ketika pasar mata uang digital sedang mengalami perubahan signifikan. Apakah ini pertanda stabilitas jangka panjang untuk SOL, alias justru momentum sementara?

Permintaan Institusional terhadap Solana Terus Menguat
Peningkatan minat dari lembaga terlihat jelas melalui ETF Solana nan mencatat aliran biaya masuk setiap hari tanpa henti. Pada 10 November, total arus masuk mencapai sekitar $6.78 juta, dengan Bitwise’s BSOL menyumbang $5.92 juta dan Grayscale’s GSOL sekitar $850,000.
Options on $GSOL are now live.
More ways to trade, build, and craft your @solana exposure via Grayscale Solana Trust ETF (ticker: $GSOL) with 100% Staking, 0% Fee¹, and averaging over 7% Staking Rewards Rate².
Gain exposure to one of the world’s biggest crypto ecosystems from… pic.twitter.com/Kri4ee6w6h
Sejak peluncuran, BSOL sendiri telah mengumpulkan sekitar $420 juta hanya dalam minggu pertama. Angka ini memperlihatkan antusiasme besar dari pelaku finansial tradisional terhadap aset mata uang digital berbasis Solana.
Salah satu aspek pendorong utamanya adalah kemauan penanammodal untuk mendapatkan eksposur terhadap Solana melalui produk nan diawasi secara regulatif, bukan sekadar membeli token di pasar kripto.

Selain itu, baik BSOL maupun GSOL menawarkan biaya pengelolaan 0% untuk periode awal tiga bulan, menjadikannya produk nan menarik bagi penanammodal besar.
Kedua ETF juga mengintegrasikan staking, sehingga peserta dapat memperoleh imbal hasil tambahan dari aktivitas pengesahan transaksi di jaringan Solana.
Grayscale apalagi telah menambahkan opsi perdagangan derivatif untuk GSOL, memungkinkan penanammodal mengelola akibat alias memperkirakan terhadap pergerakan nilai SOL dengan langkah nan lebih terstruktur.
Seluruh aset dalam GSOL saat ini 100% distaking, menghasilkan imbal hasil tahunan sekitar 7.04%.
Langkah ini menegaskan gimana lembaga besar mulai memandang Solana bukan hanya sebagai aset spekulatif, tetapi juga sebagai sumber pendapatan pasif nan sah dalam kerangka finansial tradisional.
Analisis dari Bloomberg menyebut bahwa perolehan biaya sebesar $72 juta dalam satu hari merupakan pencapaian luar biasa untuk produk non-Bitcoin dan non-Ethereum.
Hal ini membuktikan bahwa Solana mulai mendapatkan tempat di portofolio lembaga besar, menandakan peningkatan kepercayaan terhadap ekosistemnya nan berkembang pesat.
Infrastruktur Solana nan mempunyai throughput tinggi dan biaya transaksi rendah menjadi daya tarik utama, terutama bagi mereka nan mau berperan-serta dalam bumi DeFi dan aplikasi terdesentralisasi tanpa halangan biaya besar.
Analisis Pergerakan Harga SOL di Tengah Arus Dana Masuk
Meski biaya dari lembaga terus mengalir, pergerakan nilai SOL tetap berada di kisaran stabil antara pemisah bawah $154 dan pemisah atas $167. Rentang ini menunjukkan konsolidasi nan sehat setelah apresiasi nan signifikan sebelumnya.
Volume perdagangan harian mencapai sekitar $6 miliar, menandakan likuiditas tinggi dan aktivitas pasar nan solid. Konsistensi nilai di rentang tersebut menjadi indikasi bahwa penanammodal besar belum melakukan tindakan jual signifikan, meskipun ada volatilitas pasar secara keseluruhan.
Grafik Harian SOLUSD

Apabila SOL bisa menembus pemisah atas $167 dengan volume tinggi, potensi apresiasi berikutnya bisa membuka kesempatan menuju wilayah psikologis $180.
Namun, jika tekanan jual meningkat dan nilai turun di bawah $154, ada kemungkinan koreksi jangka pendek menuju area $148 sebelum memantul kembali.
Pergerakan ini perlu diawasi oleh trader lantaran dapat menjadi sinyal apakah aliran biaya institusional betul-betul menopang nilai alias hanya berkarakter temporer.
Secara teknikal, parameter momentum menunjukkan kecenderungan positif meskipun belum ada konfirmasi arah baru. Investor jangka panjang tampaknya lebih konsentrasi pada stabilitas esensial dan prospek ETF nan terus berkembang.
Kinerja ETF nan kuat juga memberikan perlindungan psikologis bagi pasar lantaran menunjukkan bahwa permintaan lembaga tetap ada apalagi ketika pasar mengalami tekanan.
Selain itu, strategi staking dari BSOL dan GSOL dapat membantu menjaga stabilitas pasokan SOL di pasar spot. Dengan sebagian besar token terkunci untuk staking, tekanan jual bisa berkurang, mendukung potensi apresiasi nilai di masa depan.
Namun, krusial untuk diingat bahwa pergerakan jangka pendek tetap dipengaruhi oleh sentimen pasar mata uang digital global, terutama dari Bitcoin dan Ethereum nan menjadi referensi utama.
Jika aliran biaya terus bersambung dalam beberapa minggu ke depan, kemungkinan besar Solana bakal mempertahankan kisaran konsolidasi nan kuat. Keberhasilan mempertahankan nilai di atas $160 dalam kondisi pasar nan naik turun menandakan bahwa support dari penanammodal besar cukup solid.
Dalam konteks nan lebih luas, perihal ini bisa memperkuat posisi Solana sebagai aset institusional baru setelah Bitcoin dan Ethereum, membuka jalan bagi produk finansial berbasis Solana lainnya di masa depan.
Kesimpulan
Arus biaya institusional nan terus meningkat melalui ETF Solana seperti BSOL dan GSOL menunjukkan kepercayaan baru terhadap masa depan jaringan ini.
Dengan penawaran biaya rendah, imbal hasil staking, dan likuiditas tinggi, Solana semakin dipandang sebagai aset berisiko terukur di kalangan penanammodal profesional.
Selama nilai SOL tetap memperkuat di antara pemisah bawah $154 dan pemisah atas $167, tren konsolidasi ini menandakan stabilitas nan kuat. Jika support dari lembaga tetap berlanjut, Solana berpotensi memperkuat posisinya sebagai salah satu aset digital utama di pasar global.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
Iqbal Maulana
Penulis nan senang mengawasi pergerakan dan pertumbuhan cryptocurrency. Memiliki pengalaman dalam beberapa kategori penulisan termasuk sosial, teknologi, dan finansial. Senang mempelajari perihal baru dan berjumpa dengan orang baru.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·