Tiga Kali Ditipu, Lansia Ini Kehilangan Seluruh Tabungannya

Sedang Trending 15 jam yang lalu

– Tindak kejahatan penipuan di bumi mata uang digital kembali menyantap korban. Kali ini, korban berada di wilayah Asia dengan usia nan sudah lanjut.

Biro Kejahatan Siber Kepolisian Hong Kong mengeluarkan peringatan setelah seorang laki-laki lansia berumur 66 tahun kehilangan total sekitar HK$ 6,6 juta (sekitar Rp 13 miliar) akibat tiga penipuan mata uang digital berturut-turut.

Kasus ini bermulai pada September 2025, ketika korban menerima pesan WA dari seorang nan mengaku sebagai master investasi kripto.

Dalam pesan tersebut, pelaku menjanjikan untung pasti dan pedoman investasi kripto. Korban nan percaya kemudian mentransfer sekitar HK$ 1,4 juta. Setelah biaya dikirim, pelaku pun langsung menghilang.

Setelah menyadari dirinya tertipu, korban mencoba mencari support secara online.

Namun, dia justru berjumpa dengan pelaku kedua nan mengaku bisa mengembalikan biaya nan hilang.

Pelaku meminta deposit sebesar 600.000 yuan, dengan janji proses pemulihan. Setelah duit dikirim, pelaku penipuan kembali menghilang.

Pada Januari 2026, korban kembali dihubungi oleh pihak lain nan menyatakan dapat membantu memulihkan dana.

Baca Juga: Bitcoin Hadapi Tekanan dari Sektor Mining nan Melemah, Kata Founder Alphractal

Kali ini, pelaku meminta korban untuk membeli mata uang digital senilai 4,6 juta yuan dan mengirimkannya ke akun tertentu. Seperti sebelumnya, setelah transaksi dilakukan pelaku pun menghilang.

Akibat tiga kejadian ini, korban kehilangan seluruh tabungan hidupnya.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa masyarakat kudu lebih waspada terhadap:

  • Tawaran investasi dengan untung pasti.
  • Pihak nan mengaku bisa mengembalikan biaya hilang.
  • Permintaan transfer duit alias mata uang digital ke orang tidak dikenal.

Menurut polisi, skema seperti ini sering disebut sebagai ‘serial scam’, di mana korban nan sudah tertipu bakal kembali menjadi target.

Selain itu, pihak FBI Amerika juga mengeluarkan peringatan mengenai penipuan baru di blockchain Tron.

Dalam skema ini, pelaku membikin token tiruan nan menyamar sebagai lembaga resmi, lampau menyatakan dompet korban sedang diselidiki, dan meminta info pribadi alias akses.

Bagi penanammodal kripto, krusial selalu untuk melakukan 3 perihal krusial saat menerima pesan penawaran investasi kripto, ialah verifikasi sumber informasi, tidak mudah percaya janji untung dan menghindari transfer biaya ke pihak tak dikenal.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian