Solana Berpeluang Menuju US$ 190 Jika Breakout Terjadi

Sedang Trending 22 jam yang lalu

– Solana (SOL) kembali menjadi sorotan setelah pergerakan harganya semakin mengencang tepat di bawah area resisten penting. Setelah berbulan-bulan bergerak dalam rentang sempit, sejumlah analis menilai altcoiin ini sedang menyiapkan pergerakan besar berikutnya, entah menembus ke atas, alias kembali menguji support lebih rendah sebelum reli berlanjut.

Sejak 14 November 2025, SOL condong bergerak dalam kisaran US$ 120 hingga US$ 145, membentuk pola cup and handle pada diagram harian. Pada kerangka waktu nan lebih tinggi, pola ini kerap dipandang sebagai sinyal kelanjutan tren, nan menunjukkan proses akumulasi berjenjang diikuti pullback terkontrol nan menekan volatilitas sebelum fase ekspansi.

Level US$ 145 menjadi tembok nan berulang kali menahan reli Solana. Harga tersebut tercatat sudah empat kali memberikan penghentian kenaikan dalam 3 bulan terakhir.

Kondisi ini membikin banyak trader memandang penembusan di atas US$ 145 sebagai titik pemicu nan berpotensi menghasilkan follow-through rally. Jiika breakout terkonfirmasi, proyeksi sasaran dari pola tersebut berada di kisaran US$ 180, alias sekitar 25 persen di atas level saat ini.

Konstruksi bullish juga diperkuat oleh kebenaran bahwa SOL sukses merebut kembali moving average 50 hari dan memperkuat di atasnya untuk pertama kali sejak akhir September 2025. Secara historis, bertahannya nilai di atas garis tren ini sering menandai transisi dari fase korektif menuju fase tren, memberi sinyal bahwa tekanan jual mulai kehilangan kendali atas struktur nan lebih luas.

Baca Juga: Lebih dari Separuh Proyek Kripto Gagal, CoinGecko Ungkap Data Mengejutkan

Saalah satu trader mata uang digital berjulukan ‘NekoZ’ juga menilai susunan tersebut sebagai sinyal pembalikan nan bersih. Ia menggambarkan pola dasar membulat Solana sebagai tanda bahwa akumulasi terjadi saat sentimen pasar tetap pesimistis di area US$ 120, dan memperkirakan ruang kenaikan menuju area di atas US$ 190, jika tren berbalik dengan kuat.

Namun resiko koreksi jangka pendek tetap berada di meja. terutama jika support tidak bertahan. Data CoinGlass menunjukkan area likuiditas nan krusial bagi Solana. Peta likuidasi mengindikasikan kerentanan di kisaran US$ 130, di mana potensi likuidasi long kumulatif disebut melampaui US$ 1 miliar jika nilai bergerak turun ke kisaran US$ 15.Artinya, jika SOL kehilangan pijakan, penurunan mini dapat dengan sigap memicu tekanan tambahan dari likuidasi.

Di sisi lain, klaster likuidasi short tampak menumpuk di dekat US$ 160, dengan potensi short sekitar US$ 520 juta nan dapat dipaksa tutup jika nilai menembus resisten dan bergerak naik Jika skenario ini terjadi, tekanan short squeeze berpotensi mempercepat laju reli di atas resisten.

Di luar derivatif, arus ETF Spot SOL disebut menjadi penyangga struktural. Produk ETF Spot di Amerika mencatat inflow bersih US$ 10,7 juta pada sesi terbaru, dipimpin oleh Bitwise melalui BSOL sebesar US$ 8,6 juta. Secara year-to-date, inflow kumulatif naik dari US$ 1,02 miliar menjadi US$ 1,14 miliar.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian