– Ketika pasar mata uang digital bergolak sepanjang 2025 dan Bitcoin (BTC) sempat mencetak rekor di atas US$ 126.000 pada Oktober sebelum berbalik melemah, hanya segelintir anggota parlemen Amerika Serikat nan tercatat aktif bertransaksi aset digital.
Dokumen keterbukaan finansial publik menunjukkan sebagian besar aktivitas tersebut berskala relatif kecil, umumnya melalui ETF Bitcoin alias pembelian langsung BTC. Namun, beberapa nama menonjol lantaran besaran dan timing transaksi mereka, dengan hasil nan beragam di tengah volatilitas pasar.

Salah satu nan paling aktif adalah Mike Collins, personil DPR dari Partai Republik asal Georgia. Collins melakukan beberapa pembelian Ethereum dengan nilai puluhan ribu dolar, nan terbukti menguntungkan ketika nilai ETH mendekati rekor tertinggi pada musim gugur. Ia juga mengambil posisi di token berkapitalisasi kecil, termasuk koin meme Ski Mask Dog, nan dibeli berjenjang sejak akhir 2024 hingga awal 2025.
Lonjakan nilai token tersebut sempat melampaui 100 persen, memungkinkan Collins merealisasikan sebagian untung melalui penjualan bertahap.
Pendekatan berbeda ditempuh Brandon Gill, legislator Partai Republik dari Texas, Gill mengangkat strategi nan lebih jauh terkonsentrasi, dengan kepemilikan Bitcoin langsung berbobot antara US$ 1,15 juta hingga US$ 2,6 juta menjelang akhir tahun.
Baca Juga: Kenapa Kripto dengan Tema Privasi ‘Merajai’ Pasar di Kuartal IV 2025?
Sejumlah pembeliannya dilakukan saat pasar terkoreksi, termasuk ketika Bitcoin diperdagangkan di bawah US$ 100.000. Meski beberapa posisi awal sempat mencatat kerugian di atas kertas seiring pelemahan pasar, Gill muncul sebagai salah satu personil Kongres dengan eksposur Bitcoin terbesar.
Sementara itu, Marjorie Taylor Greene tetap konsisten pada instrumen berbasis ETF. Ia menambah kepemilikan ETF Bitcoin, terutama produk milik BlackRock, ialah iShares Bitcoin Trust, sepanjang 2025. Greene apalagi membeli saat pasar melemah pada November, ketika Bitcoin mendekati US$ 85.000.
Strategi ini menghasilkan rebound terbatas, meski untung keseluruhan tertahan oleh kegagalan Bitcoin mempertahankan level nilai nan lebih tinggi. Diversifikasi portofolionya di luar mata uang digital membantu meredam akibat imbal hasil mata uang digital nan relatif datar.
Beberapa legislator lain, termasuk Carol Miller dan Lloyd Doggett, melaporkan transaksi mata uang digital dalam jumlah mini nan secara kolektif melampaui US$ 100.000, umumnya sebagai bagian dari diversifikasi portofolio. Di senat David McCormick mengungkap pembelian ETF mata uang digital nan menghasilkan untung tipis.
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
14 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·