Perusahaan Ini Rumahkan 25 Persen Karyawan Gegara Lesunya Pasar Kripto

Sedang Trending 13 jam yang lalu

– Algorand Foundation mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 25 persen dari total karyawannya. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penyesuaian terhadap kondisi ekonomi dunia nan tidak menentu serta tekanan di industri kripto.

Dalam pernyataan resminya, organisasi tersebut menegaskan bahwa keputusan ini tidak diambil dengan mudah.

“Keputusan ini diambil sebagai respon terhadap ketidakpastian kondisi makro dunia serta penurunan nan lebih luas di pasar kripto,” ungkap pihak Algorand Foundation.

Algorand Foundation merupakan salah satu organisasi utama nan mendukung pengembangan blockchain Layer 1 Algorand. Berdasarkan info Linkedln, organisasi ini mempunyai kurang dari 200 karyawan, sehingga pemangkasan ini cukup siginfikan.

Meski melakukan pengurangan tenaga kerja, pihak foundation menyatakan bahwa langkah ini bermaksud untuk menyeleraskan sumber daya dengan prioritas jangka panjang, baik dari sisi teknologi, bisnis, maupun pengembangan ekosistem.

“Kami percaya langkah ini bakal menciptakan struktur nan lebih berkepanjangan untuk mendukung pertumbuhan Algorand ke depan,” ujarnya.

Baca Juga: Mastercard Perluas Bisnis Kripto Lewat Akuisisi BVNK

Tren PHK di Industri Kripto

Langkah Algorand ini bukan kasus nan berdiri sendiri. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah perusahaan dan proyek mata uang digital juga melakukan efisiensi.

Beberapa di antaranya adalah:

  • Proyek RTFKT milik Nike nan mulai dihentikan
  • Protokol governance Tally nan juga ditutup
  • Perusahaan riset Messari dan media Block nan melakukan PHK, sebagian dipicu oleh perkembangan teknologi AI

Selain itu, OP Labs juga dilaporkan melakukan pengurangan sekitar 20 karyawan, meskipun mereka menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari perubahan strategi, bukan lantaran tekanan finansial.

Kondisi Keuangan dan Ekosistem

Berdasarkan laporan transparansi terbaru, Algorand Foundation mempunyai sekitar US$ 38 juta dalam aset berbasis dolar Amerika, dan sekitar 1,1 juta token ALGO.

Sementara itu, token ALGO saat ini berada di ranking 78 berasas kapitalisasi pasar, dengan nilai sekitar US$ 805 juta.

Di sisi ekosistem, jaringan Algorand diketahui mendukung sekitar US$ 83 juta aset bumi nyata (real-world assets/RWA).

Kendati demikian, Algorand Foundation menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen untuk menjalankan misinya, ialah mendorong inklusi finansial dan pengembangan teknologi blockchain.

Algorand sendiri didirikan pada tahun 2017 oleh Silvio Micali, seorang kriptografer MIT peraih Turing Award, nan dikenal atas kontribusinya dalam pengembangan zero-knowledge proofs.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian