Meski Aktivitas Transaksi Ramai, Solana Tetap Keok oleh Pelemahan Pasar Global

Sedang Trending 1 hari yang lalu

– Harga Solana (SOL) melanjutkan tren turun tajam dan menyentuh level terendah sejak Januari 2024, seiring pelemahan pasar mata uang digital nan makin dalam. SOL dilaporkan turun ke sekitar US$ 104, jauh dari puncak mendekati US$ 300, dan menghapus nilai pasar dalam jumlah besar dalam waktu singkat.

Yang membikin penurunan ini menonjol, sentimen negatif terjadi justru ketika info esensial jaringan terlihat membaik. Data nan dihimpun Nansen menunjukkan aktivitas jaringan Solana tetap ramai, dengan jumlah transaksi 30 hari terakhir disebut mencapai 2,34 miliar (naik 33 persen), dan melampaui campuran beberapa jaringan besar seperti Ethereum, Base serta BNB Chain.

Aktivitas alamat juga disebut melonjak, mendekati tonggak 100 juta, sementara arus stablecoin masuk ikut meningkat.

Dari sisi pendapatan jaringan, nomor biaya transaksi (fees) juga disebut solid, apalagi lebih tinggi dibanding beberapa pesaing pada periode nan sama. Di sisi produk investasi, minat penanammodal institusional ke ETF Solana juga tetap muncul, dengan laporan arus masuk sepanjang Januari.

Namun, data-data itu belum cukup untuk menahan tekanan jual nan datang dari aspek nan lebih besar, ialah kondisi pasar mata uang digital secara keseluruhan nan sedang risk-off.

Baca Juga: Terduga Insider Kena Likuid Ethereum Hingga US$ 250 Juta, Karma?

Dalam beberapa hari terakhir, Bitcoin dan kebanyakan altcoin sama-sama merosot, dan laju penurunan disebut makin sigap menjelang akhir pekan. Pelaku pasar juga menilai aspek makro kembali mendominasi, termasuk reaksi terhadap berita nominasi Kevin Warsh untuk memimpin The Fed berikutnya, serta meningkatnya ketegangan politik antara Amerika dan Iran.

Kombinasi ketidakpastian kebijakan dan akibat geopolitik condong membikin penanammodal mengurangi eksposur pada aset berisiko, dan mata uang digital biasanya termasuk nan pertama terkena dampaknya.

Secara teknikal, tekanan juga terlihat semakin jelas. Pada kerangka waktu mingguan, SOL disebut membentuk pola head-and-shoulder nan berkarakter bearish, dengan area sekitar US$ 109 sebagai ‘leher’ (neckline).

Setelah nilai turun melewati area itu, sentimen teknikal condong mengarah ke resiko kelanjutan penurunan. Jika tekanan berlanjut, sebagian analis menyorot area US$ 70 sebagai level berikutnya nan mungkin diuji, bukan sebagai kepastian, namun sebagai skenario nan banyak dibicarakan ketika pasar sedang mencari support baru.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian