Melihat Empat Perkembangan Kripto: BlockDAG, XRP, Monero Dan XLM

Sedang Trending 3 hari yang lalu

– Tahun 2025 menunjukkan gimana pasar mata uang digital bisa berubah dengan cepat. Tren seperti presale nan kuat, meningkatnya minat lembaga dan penerapan teknologi di bumi nyata mulai memisahkan proyek-proyek nan betul-betul bergerak dari sekedar sensasi. Investor sekarang lebih cermat, mempertimbangkan proyek nan tak hanya ramai dibicarakan, tapi juga punya fondasi teknologi dan potensi pertumbuhan jangka panjang.

Beberapa nama menonjol tahun ini, mulai dari BlockDAG dengan capaian presalenya, hingga XRP, Monero dan Stellar nan terus berinovasi dan memperluas kegunaannya. Berikut ulasannya:

1. BlockDAG – Momentum dari Teknologi dan Komunitas

BlockDAG menjadi sorotan tahun ini berkah performa presale-nya nan tinggi, dengan lebih dari US$ 383 juta terkumpul dan 25 miliar token terjual. Harga saat ini berada di US$ 0,0276 dan beberapa analis memperkirakan potensi naik saat listing, meski tentu saja tidak ada agunan dalam pasar nan volatil seperti kripto.

Yang membedakan BlockDAG dari proyek lain adalah pendekatannya pada teknologi, ialah arsitektur hybrid antara DAG dan Proof-of-Work nan diklaim bisa memproses hingga 15.000 transaksi per detik, serta kompatibilitas penuh dengan EVM nan memudahkan integrasi dApp dari jaringan Ethereum. Saat ini, lebih dari 4.500 developer terlibat dalam membangun lebih dari 300 aplikasi di dalam ekosistemnya.

Satu perihal menarik lainnya adalah aplikasi mobile X1 Miner nan memungkinkan pengguna menambang langsung dari ponsel. Dengan pendekatan ini, BlockDAG mencoba menggaungkan teknologi tingkat tinggi dengan aksesibilitas bagi pengguna umum.

2. XRP – Fokus pada Adopsi Institusional dan Likuiditas

XRP diperdagangkan di kisaran US$ 2,90, sedikit di bawah level psikologis US$ 3. Fluktuasi nilai menunjukkan adanya tekanan pasar, namun juga memberikan sinyal bahwa XRP tetap mempunyai likuiditas pasar tinggi dan diperhatikan oleh pelaku besar. Dalam beberapa bulan terakhir, biaya nan mengenai dengan Ripple mencatatkan arus masuk sebesar US$ 9,1 juta.

Sementara itu, beberapa pergerakan dari pemain besar seperti Coinbase dan eskro Ripple memengaruhi dinamika pasokan. Spekulasi mengenai ETF dan posisi XRP dalam pembayaran lintas negara terus menjadi bahan obrolan di organisasi dan kalangan institusi.

3. Monero – Ketahanan dan Komitmen pada Privasi

Monero baru-baru ini menghadapi tantangan besar ketika salah satu mining pool sempat menguasai kebanyakan hashrate jaringan. Meskipun sempat muncul kekhawatiran soal keamanan jaringan, nilai XMR sukses pulih.

Monero dikenal sebagai koin nan mengutamakan privasi. Meski terus berada di bawah pengawasan regulator, tim developer tetap aktif mengembangkan fitur-fitur baru seperti ChainLocks dan upgrade Seraphis nan bakal datang, nan bermaksud meningkatkan keamanan dan privasi transaksi.

4. Stellar – Fokus pada Implementasi Nyata dan Kemitraan Strategis

Stellar sempat mengalami penurunan nilai dari US$ 0,43 ke sekitar US$ 0,40, namun secara fundamental, proyek ini mencatat beberapa perkembangan penting. Jumlah alamat aktif meningkat hingga 50 persen, transaksi smart contract menembus nomor 100 juta, dan pasokan stablecoin di jaringan ini mencapai lebih dari US$ 222 juta.

Dukungan dari lembaga juga menjadi salah satu poin kuat Stellar. Franklin Templeton, misalnya, telah men-tokenisasi obligasi pemerintah Amerika di jaringan ini, dan stablecoin PYUSD milik PayPal juga memperluas fungsinya di platform Stellar. Peningkatan teknis nan dijadwalkan seperti Protocol 23 juga diharapkan memperbaiki skalabilitas dan efisiensi jaringan.

Kesimpulan: Masing-Masing Punya Peran Unik

Tahun ini, pasar mata uang digital tidak hanya diwarnai oleh hype alias spekulasi, tapi juga oleh proyek nan menunjukkan kemajuan nyata. BlockDAG tampil kuat dalam penggalangan biaya dan mengambil teknologi. XRP tetap relevan lewat hubungan institusional, Monero menunjukkan daya tahan sebagai koin privasi dan Stellar membuktikan kemampuannya dalam kerjasama bumi nyata.

Keempatnya mencerminkan tren besar di mata uang digital 2025, dari pengembangan teknologi hingga integrasi ke bumi finansial nan lebih luas. Meski masing-masing punya pendekatan berbeda, semuanya berkontribusi dalam membentuk arah industri ke depan.

Note: Bukan Nasihat Finansial

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian