Kesalahan Sistem 5 Menit, Tapi Cukup Bikin Bitcoin Ambruk Tajam di Bithumb

Sedang Trending 17 jam yang lalu

– Sebuah bursa mata uang digital Korea Setatan dilaporkan keliru mengkreditkan pengguna dengan jumlah Bitcoin nan dahsyat pekan ini, memicu gejolak nilai ekstrem di platform tersebut dan membikin otoritas finansial ikut turun tangan.

Menurut laporan lokal dan pengakuan pengguna, kejadian bermulai dari program promosi ‘Random Box’ milik Bithumb. Alih-alih memberikan bingkisan intermezo 2.000 won, sistem justru menampilkan angsuran 2.000 BTC untuk sejumlah akun. Dengan Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$ 71.000, nilai ‘hadiah’ per akun setara sekitar US$ 142 juta.

Program Random Box itu disebut dibeli sekitar 700 pengguna. Jika betul sekitar 96 persen peserta semestinya menerima bingkisan berbobot terendah, maka ratusan akun berpotensi menerima angsuran Bitcoin ‘siluman’ tersebut, dan secara teoritis total nilai nan terkredit bisa membengkak hingga puluhan miliar dolar.

Namun Bithumb menegaskan angsuran itu hanya tercatat di ledger internal, bukan transfer Bitcoin nan betul-betul terjadi di jaringan (on-chain). Perusahaan mengatakan kejanggalan terdeteksi dan diperbaiki dalam waktu lima menit. Meski singkat, jendela itu cukup memicu kepanikan sekaligus ‘euforia’ di sebagian pengguna nan memandang saldo mendadak meroket.

Baca Juga: Berikut Alasan Kenapa Binance Bisa Tentukan Harga Bitcoin Tanpa Kuasai Mayoritas Pasar

Laporan setempat menyebut bahwa sebagian akun sempat mencoba menjual angsuran tersebut, dan otoritas memperkirakan transaksi penjualan nan sukses dieksekusi mencapai lebih dari US$ 2 miliar dalam waktu nan sangat sempit.

Aksi jual kilat itu langsung membikin nilai Bitcoin di Bithumb ambruk tajam hingga sekitar US$ 55.000, jauh di bawah nilai di bursa lain pada saat nan sama. Di pasar global, Bitcoin memang sedang melemah, namun penurunannya tidak sedalam nan terjadi di Bithumb, sehingga selisih nilai (dislokasi) sempat melebar sebelum akhirnya kembali mendekat saat situasi mereda.

Dalam pernyataan blog-nya, Bithumb menyebut volatilitas tajam itu terjadi lantaran akun penerima angsuran langsung melepasnya. Bursa juga menekankan kejadian ini tidak mengenai peretasan maupun kebocoran keamanan, dan menyatakan tidak ada kerugian pada aset pengguna nan sudah ada sebelumnya.

Fokus utama sekarang bergeser ke gimana transaksi-transaksi nan sempat terjadi bakal diselesaikan, serta gimana bursa memastikan sistem promosi dan kontrol internal tidak kembali memicu kejadian serupa.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian