Jangan Beli Koin Meme Ini! Harga Sudah Anjlok 99.80 Persen

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

– Dunia mata uang digital baru saja mengalami pukulan besar ketika Normie (NORMIE), token meme nan populer, ambruk sebesar 99,8 persen dalam hitungan menit. Anjloknya nilai ini terjadi setelah serangan flash loan nan memporak-porandakan jaringan keamanan sistem tersebut. 

Kronologinya, ialah pada Minggu (26/5/2024) seorang peretas tak dikenal mengeksploitasi celah dalam sistem pajak perjanjian Normie melalui serangan flash loan. Cara ini memungkinkan peretas meminjam sejumlah besar mata duit mata uang digital tanpa jaminan, memanipulasi pasokan token dan melunasi pinjaman dalam transaksi nan sama. 

Akibatnya, pasokan token Normie meningkat drastis dan harganya turun lebih dari 99 persen, dari US$ 40 juta menjadi kurang dari US$ 200.000.

Normie Setujui Tawaran Pengembalian Dana dari Hacker

Melansir dari cryptopolitan, pasca serangan tersebut, tim Normie mengumumkan bahwa peretas telah menghubungi mereka dan setuju untuk mengembalikan 90 persen biaya nan dicuri. Mereka berencana menggunakan biaya ini untuk meluncurkan kembali proyek dan memberikan kompensasi kepada para korban. 

“Kami menerima tawaran Anda untuk mengembalikan 90 persen dari ETH nan Anda curi. Anda bisa menyimpan 10 persen, tanpa tindak pembalasan,” ujar Normie kepada hacker tersebut.

Tim dari Normie juga membujuk pemegang token nan terkena akibat untuk mendaftar snapshot agar bisa menerima kompensasi.

“Jika Anda terkena akibat dalam pemanfaatan terbaru, Anda bisa mendaftar untuk snapshot. Kami bakal menerima pendaftaran hingga akhir Mei. Semua pemegang nan mendaftar bakal mendapatkan airdrop di perjanjian baru,” ujarnya.

Namun, tak lama setelah pengumuman ini, akun X tim tersebut ditangguhkan.

Penjelasan Pakar tentang Serangan

Seorang analis on-chain dengan nama panggilan Golden Degen, menjelaskan gimana serangan ini terjadi. Menurutnya, serangan dimulai ketika dompet peretas didanai melalui Secret Network. 

“Kontrak NORMIE mempunyai celah nan memungkinkan token dicetak dan dijual tanpa pemeriksaan nan memadai,” kata Golden.

Menurutnya, perjanjian NORMIE hanya memeriksa jika saldo token Anda sama dengan dompet tim. Jika rupanya memang sama, maka Anda bisa mencetak token. Dari sana, hacker tersebut membeli dan menjual token NORMIE untuk mempunyai jumlah token nan sama dengan dompet tim, lampau mulai mencetak dan menjual token tersebut di pasar.

“Alangkah baiknya tim Normie meluncurkan kembali koin dengan perjanjian nan lebih kondusif dan langkah-langkah keamanan nan lebih baik untuk mencegah serangan serupa di masa depan. Mungkin juga bisa masukkan dompet peretas ke daftar hitam jika peluncuran ulang tidak memungkinkan,” pungkas Golden.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Muhammad Syofri

Trader Forex dan Bitcoin nan sudah bergulat di bagian trading dari tahun 2013. Sering menulis tulisan tentang blockchain, forex dan cryptocurrency.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian