Institusi Diduga Borong Lagi, Bitcoin Bisa Meledak Akhir Tahun

Sedang Trending 1 hari yang lalu

– Bitcoin (BTC) kembali mengalami volatilitas besar pada Jumat setelah gangguan sistem di CME Group mengguncang pasar derivatif. Melansir dari coinpedia.com, nilai BTC sempat melesat hingga US$ 93.000 sebelum turun sigap menyentuh US$ 90.200, menciptakan salah satu pergerakan paling garang pekan ini.

Meski gejolak tetap terasa, sejumlah indikator teknikal dan esensial menunjukkan reli lanjutan menuju US$ 100.000 pada Desember.

BTIG: Pola Siklus Bitcoin Dukung Rebound Akhir Tahun

Firma riset BTIG menyatakan bahwa kondisi pasar saat ini sangat mirip dengan pola historis Bitcoin, di mana nilai biasanya membentuk dasar di sekitar 26 November, lampau menguat hingga akhir tahun. Perilaku ini tampak kembali terjadi setelah BTC mencapai level oversold pekan lalu.

Indikator Relative Strength Index (RSI) harian juga menyentuh area jenuh jual, dan memperbesar kesempatan pembalikan arah bullish seiring momentum jual mereda.

Premium Coinbase Berubah Positif

Salah satu sinyal nan paling diperhatikan oleh analis adalah perubahan mendadak pada Coinbase BTC Premium Index. Grafik terbaru menunjukkan bahwa premium, nan sebelumnya negatif selama berminggu-minggu sekarang berubah positif.

Kondisi ini biasanya menandakan:

  • Permintaan beli institusional meningkat, terutama dari penanammodal Amerika.
  • Arus modal spot mulai menguat, bukan hanya pergerakan derivatif.
  • Sentimen jangka pendek membaik, seiring tekanan jual melemah.

Dari siklus sebelumnya, premium positif nyaris selalu bertepatan dengan fase awal reli baru.

Baca Juga: ETH Sentuh Zona Kritis, Leverage Meledak ke Level Tertinggi Q4

Kombinasi Bullish untuk BTC

Faktor makro juga memberikan angin segar, The Fed diperkirakan akan:

  • Memulai program Quantitative Easing (QE) minggu depan.
  • Memotong suku kembang sebesar 25 bps pada Desember, menurut probabilitas 87 persen dari pasar prediksi Polymarket.

Jika kedua kondisi ini terwujud, pasar bakal dibanjiri likuiditas baru, situasi nan secara historis mendorong Bitcoin bergerak garang ke atas. Dengan pasokan nan tetap, masuknya aliran modal segar berpotensi membikin BTC menarget ulang area enam digit.

Apakah BTC Siap Capai US$ 100.000?

Untuk saat ini, Bitcoin kudu mempertahankan area di atas US$ 90.000 sembari mengumpulkan permintaan spot nan lebih kuat. Jika dorongan institusional terus tumbuh dan pengaruh QE mulai terasa, pergerakan menuju US$ 100.000 pada Desember bukan lagi skenario optimis, tetapi proyeksi nan didukung data.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian