Ethereum Foundation Mulai Staking Besar-Besaran, Kunci Puluhan Ribu ETH

Sedang Trending 13 jam yang lalu

– Ethereum Foundation mulai mengubah langkah mengelola asetnya. Setelah lama dikritik lantaran hanya menyimpan ETH tanpa dimanfaatkan, sekarang organisasi tersebut mulai garang masuk ke staking.

Pada Jumat, foundation memindahkan sekitar 45.000 ETH ke Beacon Deposit Contract, dengan nilai lebih dari US$ 90 juta saat transaksi dilakukan. Langkah ini membikin total ETH nan mereka staking mendekati 70.000 ETH, dengan nilai keseluruhan melampaui US$ 140 juta.

Ini bukan sekadar transaksi biasa, tetapi sinyal perubahan arah nan cukup jelas.

Selama bertahun-tahun, Ethereum Foundation memperlakukan ETH sebagai cadangan, bukan aset produktif. Pendekatan ini tetap masuk logika sebelum Ethereum beranjak ke proof of stake. Namun sejak transisi pada 2022, staking menjadi langkah utama untuk menghasilkan yield, dengan imbal hasil tahunan di kisaran 3 hingga 4 persen.

Artinya, selama ini ada potensi pendapatan nan tidak dimanfaatkan.

Perubahan strategi ini sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 2024, ketika foundation memperbarui kebijakan treasury dan mulai membuka diri terhadap staking dan DeFi. Namun, langkah terbaru ini menjadi eksekusi paling besar sejauh ini.

Keputusan ini juga tidak lepas dari tekanan komunitas. Sebelumnya, foundation sempat dikritik lantaran menjual ETH secara langsung untuk membiayai operasional. Meskipun dilakukan melalui OTC agar tidak mengguncang pasar, langkah tersebut tetap dianggap mengurangi eksposur jangka panjang.

Baca Juga: Bitcoin Turun Usai Data Tenaga Kerja AS Menguat

Dengan staking, pendekatannya berbeda. Alih-alih menjual aset, foundation sekarang bisa menghasilkan arus kas dari yield. Ini memberi pengganti pendanaan tanpa kudu melepas kepemilikan inti mereka.

Dampak ke Pasar ETH

Secara praktis, staking dalam jumlah besar berfaedah mengurangi suplai ETH nan beredar di pasar.

Saat ini, sekitar 28 persen total suplai Ethereum sudah terkunci dalam staking. Kontribusi dari Ethereum Foundation memang tidak dominan, tetapi tetap signifikan secara simbolis.

Langkah ini memperkuat narasi bahwa ETH bukan hanya aset spekulatif, tetapi juga instrumen nan bisa menghasilkan yield.

Meski ada perkembangan positif dari sisi fundamental, nilai ETH tetap menghadapi tekanan.

Saat ini, Ethereum diperdagangkan sedikit di atas US$ 2.000, jauh di bawah all-time high sebelumnya. Selain itu, persaingan dari blockchain lain seperti Solana dan Avalanche terus meningkat, terutama di sektor DeFi dan aplikasi dengan kebutuhan biaya rendah.

Ini membikin Ethereum kudu beradaptasi, tidak hanya secara teknologi, tetapi juga dalam langkah mengelola ekosistemnya.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian