– Kasus kejahatan mata uang digital sekarang tidak lagi terbatas pada peretasan digital. Di Perancis, ancaman terhadap penanammodal mulai bergeser ke bumi nyata, dengan pelaku menggunakan kekerasan langsung untuk memaksa korban menyerahkan aset mereka.
Insiden terbaru terjadi di wilayah Saint-Jean-de-Védas, dekat Montpellier, ketika seorang laki-laki nan menyamar sebagai kurir sukses masuk ke rumah seorang penanammodal kripto. Menurut laporan media lokal, pelaku kemudian mengeluarkan senjata api dan memaksa seluruh personil family masuk ke satu ruangan.

Situasi berubah saat kepala family melakukan perlawanan. Dalam perebutan senjata, satu tembakan dilepaskan, namun tidak ada korban luka. Polisi kemudian menangkap tersangka berumur 25 tahun dan tetap menyelidiki apakah dia bertindak sendiri alias bagian dari jaringan nan lebih besar.
Fenomena “Wrench Attack” Semakin Mengkhawatirkan
Kasus ini mencerminkan tren nan semakin sering terjadi, nan dikenal sebagai ‘wrench attack’. Berbeda dengan peretasan digital, metode ini mengandalkan ancaman bentuk untuk memaksa korban memberikan akses ke aset mata uang digital mereka, termasuk seed phrase alias kunci privat.
Pendekatan ini jauh lebih sederhana, namun juga lebih berbahaya. Tidak perlu menembus sistem keamanan digital, pelaku cukup menekan korban secara langsung.
Perancis sekarang menjadi salah satu titik panas untuk jenis kejahatan ini. Sepanjang tahun ini saja, puluhan kasus penculikan dan penyerangan rumah nan mengenai mata uang digital telah dilaporkan, dengan gelombang nan semakin meningkat.
Baca Juga: 3 Kripto Papan Atas Melemah, Berikut Alasannya
Data Bocor Diduga Jadi Sumber Target
Para penyelidik mulai memandang pola baru di kembali serangan ini. Selain jejak media sosial korban, daftar sasaran diduga berasal dari kebocoran info pengguna di industri kripto.
Salah satu kasus nan memperkuat kekhawatiran ini adalah kebocoran info dari mitra pembayaran produsen hardware wallet Ledger. Informasi seperti nama, alamat, dan riwayat pembelian bisa memberi pelaku petunjuk jelas tentang siapa nan mempunyai aset mata uang digital dan di mana mereka tinggal.
Dengan info seperti ini, serangan menjadi jauh lebih terarah.
Dari Peretasan ke Ancaman Dunia Nyata
Perubahan ini menandai pergeseran besar dalam lanskap kejahatan kripto. Jika sebelumnya ancaman utama datang dari pemanfaatan kode dan sistem, sekarang resiko bentuk menjadi semakin nyata.
Beberapa kasus lain di Prancis apalagi melibatkan penyamaran sebagai polisi hingga penculikan untuk meminta tebusan dalam corak kripto. Dalam satu insiden, korban dipaksa mentransfer nyaris US$ 1 juta dalam Bitcoin di bawah ancaman kekerasan.
Pemerintah Prancis mulai merespons tren ini dengan serius. Otoritas telah meluncurkan platform pencegahan untuk pemilik mata uang digital dan bekerja sama dengan abdi negara keamanan untuk mengatasi gelombang serangan ini.
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
22 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·