Bitcoin Turun Usai Data Tenaga Kerja AS Menguat

Sedang Trending 17 jam yang lalu

– Data tenaga kerja Amerika Serikat nan lebih kuat dari perkiraan justru menjadi tekanan baru bagi pasar kripto. Bitcoin turun di bawah US$ 67.000 setelah rilis info menunjukkan pemulihan pasar kerja nan solid.

Laporan terbaru dari Bureau Labor Statistic mencatat penambahan 178.000 pekerjaan pada Maret, jauh di atas ekspektasi nan hanya 65.000. Angka ini juga menjadi kenaikan bulanan terbesar sejak Maret 2025.

Selain itu, tingkat pengangguran turun menjadi 4,3 persen lebih rendah dari perkiraan 4,4 persen. Data ini menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja tetap tangguh, apalagi di tengah ketegangan geopolitik akibat bentrok Iran-Amerika.

Kuatnya info tenaga kerja mengubah ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter.

Dengan kondisi ekonomi nan tetap stabil, The Fed sekarang diperkirakan bakal menahan suku kembang lebih lama dan lebih konsentrasi pada pengendalian inflasi. Ini menjadi berita jelek bagi aset berisiko seperti Bitcoin.

Pasalnya, pemangkasan suku kembang biasanya meningkatkan likuiditas di pasar, nan sering menjadi bahan bakar kenaikan nilai aset kripto.

Baca Juga: Bitcoin Anjlok ke Bawah US$ 66.000 Usai Ketegangan Terbaru AS-Iran

Setelah info dirilis, Bitcoin langsung terkoreksi dan diperdagangkan di sekitar USd $66.800.

Selain aspek makro, volatilitas Bitcoin juga perlu dipicu oleh jatuh tempo (expiry) opsi kripto.

Sekitar US$ 2,1 miliar perjanjian opsi Bitcoin dan Ethereum berakhir, dengan level ‘max pain’ Bitcoin berada di US$ 68.000. Karena nilai saat ini berada di bawah level tersebut, potensi pantulan menjadi terbatas.

Data dari CME FedWatch menunjukkan bahwa pelaku pasar sekarang semakin mini kemungkinannya untuk memandang pemangkasan suku kembang dalam waktu dekat.

Probabilitas penurunan suku kembang hingga Oktober berada di level nan sangat rendah. Bahkan untuk Desember, peluangnya hanya sekitar 12,8 persen.

Meski begitu, tidak semua pelaku pasar sepenuhnya sepakat.

Di platform prediksi seperti Polymarket, sebagian trader tetap memandang kesempatan pemangkasan suku bunga, dengan probabilitas sekitar 55 persen pada Oktober dan 64 persen pada Desember.

Untuk saat ini, arah pasar tetap condong lebih ditentukan oleh info ekonomi dan kebijakan The Fed dibandingkan aspek internal mata uang digital itu sendiri.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian