Bitcoin Menguat di Tengah Pertanda Akhir Government Shutdown AS! Apakah Benar?

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Optimisme mulai mengalir di pasar mata uang digital setelah Senat Amerika Serikat meloloskan rancangan undang-undang untuk mengakhiri shutdown pemerintahan terpanjang dalam sejarah negara itu. 

Langkah ini dianggap sebagai titik kembali krusial bagi pasar global, termasuk Bitcoin nan kembali menunjukkan kekuatan di atas $105,000. 

Para pelaku pasar menilai, berakhirnya shutdown dapat menjadi pemicu aliran likuiditas besar-besaran dari kas pemerintah ke sistem keuangan, nan biasanya berakibat positif pada aset berisiko seperti kripto. 

Namun, di kembali berita baik tersebut, terdapat pula akibat jangka panjang bagi arah izin mata uang digital di AS.

Government Shutdown nan Beri Efek Bullish bagi Pasar

Senat AS akhirnya meloloskan rancangan undang-undang dengan bunyi 60-40 untuk membuka kembali pemerintahan setelah lebih dari 40 hari tidak beroperasi. RUU ini sekarang menunggu persetujuan dari Dewan Perwakilan dan tanda tangan Presiden Donald Trump. 

🚨 BREAKING: The US Senate has officially PASSED the CR to end the Democrat Shutdown — sending the bill back to the House

The House is expected to vote on it Wednesday night, and then send it to President Trump’s desk

Then, the government will finally reopen. pic.twitter.com/Gds6Tl6ufl

— Nick Sortor (@nicksortor) November 11, 2025

Kesepakatan bipartisan ini menandai akhir dari ketidakpastian fiskal nan selama berminggu-minggu menahan aktivitas ekonomi dan menekan sentimen investor. Bagi pasar keuangan, langkah ini dinilai sebagai sinyal pemulihan kepercayaan. 

Dalam catatan analis, potensi aliran biaya sebesar $150–200 miliar dari rekening kas Departemen Keuangan ke sistem perbankan bakal menambah likuiditas di pasar, terutama untuk aset berisiko tinggi seperti saham dan kripto. 

Dalam konteks ini, Bitcoin menjadi salah satu penerima faedah utama lantaran sering kali bergerak sejalan dengan naiknya selera akibat investor.

Efek positif shutdown ini juga tercermin di pasar saham. Indeks S&P 500 menguat 1.6%, sementara Nasdaq naik 2.2%. Aset mata uang digital pun ikut bergerak naik. 

ETH memperkuat di kisaran $3,600 dan XRP mencatat kenaikan hingga 9% berkah antisipasi ETF spot. Perusahaan mata uang digital besar seperti Coinbase dan Robinhood juga menikmati kenaikan nilai saham di atas 4%.

Namun, di kembali euforia jangka pendek, shutdown ini meninggalkan jejak nan lebih dalam pada sektor kripto. 

Banyak legislasi krusial seperti CLARITY Act dan RUU struktur pasar aset digital di Senat nan sekarang tertunda. 

Penundaan ini berpotensi memperlambat kejelasan norma bagi industri mata uang digital di AS, terutama menjelang pemilu paruh waktu 2026 nan bisa mengubah prioritas politik.

Analis dari lembaga riset Arca menilai situasi ini sebagai paradoks: di satu sisi, berakhirnya shutdown membawa dorongan likuiditas nan mendukung pergerakan harga.

Tapi, di sisi lain, tertundanya pembahasan undang-undang mata uang digital dapat memperpanjang ketidakpastian izin nan selama ini menjadi penghalang bagi arus modal institusional masuk ke sektor ini. 

Jika shutdown betul-betul berhujung dalam waktu dekat, pasar bisa mendapatkan dua untung sekaligus: stabilitas fiskal dan kesempatan lanjutan untuk izin nan lebih jelas.

Analisis Harga Bitcoin

Setelah sempat melemah di awal pekan, Bitcoin sekarang menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Awalnya, Bitcoin sempat turun ke sekitar $100,000 sebelum kembali naik ke kisaran $106,000, dengan para pelaku pasar memandang adanya kesempatan kenaikan lanjutan jika bisa menembus wilayah nilai $107,000.

Grafik Harian BTCUSD

Secara umum, pergerakan Bitcoin pekan ini didukung oleh meningkatnya minat beli di tengah berita positif dari Washington. 

Kembalinya likuiditas dan membaiknya sentimen pasar tradisional ikut mendorong optimisme pelaku kripto. Beberapa parameter teknikal juga memberi pertanda positif dengan menunjukkan peningkatan momentum beli dalam jangka pendek.

Jika dorongan ini bersambung dan Bitcoin sukses menembus wilayah nilai $107,500, potensi kenaikan berikutnya terbuka menuju kisaran $109,000 hingga $110,000. 

Namun, para analis memperingatkan bahwa momentum ini tetap rapuh, terutama jika sentimen dunia kembali terguncang oleh aspek politik alias ekonomi makro lain.

Sebaliknya, jika Bitcoin kandas menembus wilayah nilai $107,000, tekanan jual bisa kembali muncul. Dukungan terdekat berada di sekitar $104,000 dan kemudian $102,500. Penurunan di bawah kisaran ini bisa memicu konsolidasi baru sebelum pasar menemukan arah nan lebih jelas.

Meskipun begitu, banyak penanammodal tetap optimis. Pemulihan ini menunjukkan bahwa pasar mata uang digital sekarang lebih handal dalam menghadapi guncangan eksternal. 

Perbandingan dengan periode sebelumnya menunjukkan bahwa Bitcoin lebih sigap pulih dari tekanan politik alias kebijakan moneter, menandakan meningkatnya kepercayaan penanammodal terhadap aset digital ini sebagai bagian dari portofolio jangka panjang.

Kondisi makro juga berkedudukan besar dalam menjaga momentum ini. Potensi penurunan imbal hasil obligasi AS akibat masuknya kembali likuiditas dapat menekan dolar dan memperkuat daya tarik Bitcoin sebagai aset alternatif. 

Dengan banyaknya pelaku pasar nan kembali aktif setelah ketidakpastian politik mereda, Bitcoin berkesempatan melanjutkan penguatannya dalam beberapa pekan mendatang.

Kesimpulan

Kabar tentang berakhirnya government shutdown AS menjadi katalis krusial bagi kebangkitan Bitcoin minggu ini. 

Dorongan likuiditas nan diharapkan mencapai ratusan miliar dolar berpotensi memperkuat pasar mata uang digital dalam jangka pendek. 

Namun, tantangan izin tetap membayangi. Selama pembahasan undang-undang aset digital belum dilanjutkan, industri mata uang digital tetap berada dalam posisi menunggu kepastian hukum.

Untuk saat ini, pasar mata uang digital tampaknya menyambut akhir shutdown dengan optimisme, sembari menantikan kepastian izin nan lebih mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian