– Bitcoin (BTC) mengakhiri pekan lampau dengan rebound nilai signifikan dan langsung melanjutkan momentumnya di awal minggu ini. Lonjakan tersebut menyebabkan Bitcoin melonjak ke US$ 107.000, nan merupakan level tertinggi sejak Selasa lalu.
Namun di kembali reli tajam ini, gelombang likuidasi besar kembali melanda para trader dengan posisi short leverage tinggi. Salah satu nan paling disorot adalah akun terkenal berjulukan James Wynn, nan kembali mencatatkan rekor negatif dalam waktu singkat.

12 Kali Likuidasi dalam 12 Jam
Menurut info dari Lookonchain, akun James Wynn mengalami 12 kali likuidasi dalam kurun waktu 12 jam saja. Total kerugian nan tercatat mencapai US$ 85.410, menyisakan hanya US$ 6.010 di akun perdagangannya.
Lebih parah lagi, Wynn disebut ‘wrecked’ sebanyak 45 kali dalam 60 hari terakhir, menurut catatan Lookonchain. Meski sempat mencatat satu posisi menguntungkan, dia kembali membuka posisi short terhadap BTC akhir pekan lalu. Keputusannya ini pun berhujung musibah saat nilai mengalami kenaikan tajam.

Baca Juga: Perdagangan Reli Bullish, Harga Uang Kripto Litecoin Melonjak 11 Persen
Katalis Besar
Reli nilai Bitcoin dari US$ $102.000 ke nyaris US$ 107.000 terjadi tak lama pasca pernyataan terbaru dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia menjanjikan bahwa sebagian besar penduduk Amerika, selain mereka nan berpenghasilan tinggi, bakal menerima dividen tarif sebesar minimal US$ 2.000.
Pasar menilai janji tersebut sebagai corak stimulus baru, nan bisa meningkatkan likuiditas konsumen dan seperti nan terjadi di masa lalu, mendorong masuknya duit segar ke aset digital seperti Bitcoin.
Altcoin Turut Terbang
Seiring Bitcoin reli, sejumlah altcoin juga mencatatkan kenaikan tajam:
- WLFI naik nyaris 30 persen.
- PUMP melonjak 16 persen.
- Zcash (ZEC) naik 16 persen.
- Uniswap (UNI) bertambah 14 persen.
Kenaikan ini menambah dorongan optimisme bahwa rotasi modal dari BTC ke altcoin bisa segera terjadi.
Menurut info dari CoinGlass, total likuidasi dalam 24 jam terakhir mencapai lebih dari US$ 360 juta, dengan US$ 260 juta di antaranya berasal dari posisi short. Jumlah trader nan terkena likuidasi nyaris menyentuh US$ 120.000 akun, nan sebagian besar dari mereka salah memprediksi arah pasar di tengah volatilitas tinggi.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·