Bitcoin ETF Meledak Lagi, Hampir US$ 2 Miliar Masuk dalam Sebulan

Sedang Trending 1 hari yang lalu

– April menjadi bulan terbaik bagi pasar mata uang digital sejak akhir tahun lalu, terutama untuk produk ETF berbasis Bitcoin dan Ethereum.

Setelah berbulan-bulan mengalami tekanan arus keluar dana, spot Bitcoin ETF kembali mencatat lonjakan besar. Sementara itu, ETF Ethereum akhirnya sukses menghentikan tren negatif selama lima bulan berturut-turut.

Bitcoin ETF Kembali Bersinar

ETF spot Bitcoin mencatat nyaris US$ 2 miliar arus masuk selama April, menurut data SoSoValue.

Lonjakan tersebut datang berbarengan dengan kenaikan nilai Bitcoin sekitar 12 persen sepanjang bulan.

Kinerja ini menjadi nan terbaik sejak Oktober tahun lampau dan menandai perubahan besar setelah beberapa bulan penuh tekanan.

Sebelumnya, ETF Bitcoin sempat mengalami arus keluar besar:

  • November: sekitar US$ 3,5 miliar keluar
  • Desember: lebih dari US$ 1 miliar keluar
  • Januari: sekitar US$ 1,6 miliar keluar
  • Februari: tetap negatif sekitar US$ 206 juta

Maret menjadi titik kembali awal dengan inflow sekitar US$ 1,32 miliar, sebelum akhirnya April memperkuat momentum bullish tersebut.

Kini, total arus biaya ETF Bitcoin sepanjang 2026 kembali positif dengan net inflow mendekati US$ 1,5 miliar secara year-to-date.

BlackRock Masih Dominasi

Di antara seluruh penerbit ETF Bitcoin, produk milik BlackRock, IBIT, tetap menjadi pemimpin utama dalam total arus dana.

BlackRock melalui ETF IBIT terus mendominasi market share, diikuti oleh Fidelity lewat produk FBTC.

Dominasi BlackRock menunjukkan bahwa minat institusional terhadap Bitcoin tetap tetap kuat meski market sempat mengalami koreksi besar dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Hampir US$ 800 Juta DOGE Bergerak dalam 24 Jam

ETF Ethereum Akhirnya Hentikan Tren Berdarah

Berbeda dengan Bitcoin, ETF Ethereum memerlukan waktu lebih lama untuk keluar dari tekanan.

ETF spot ETH mencatat lima bulan berturut-turut mengalami outflow:

  • November: -US$ 1,42 miliar
  • Desember: -US$ 616 juta
  • Januari: -US$ 353 juta
  • Februari: -US$ 370 juta
  • Maret: -US$ 46 juta

Namun April akhirnya membawa perubahan.

Investor mulai kembali masuk ke ETF Ethereum dengan total inflow sekitar US$ 356 juta selama bulan tersebut.

Meski begitu, performa ETF ETH sepanjang 2026 tetap negatif secara keseluruhan, dengan total outflow lebih dari US$ 410 juta dalam empat bulan pertama tahun ini.

ETH Masih Tertinggal dari Bitcoin

Perbedaan performa ETF menunjukkan bahwa sentimen penanammodal tetap jauh lebih kuat terhadap Bitcoin dibanding Ethereum.

Bitcoin terus dipandang sebagai aset utama institusional, terutama di tengah kondisi market nan belum sepenuhnya stabil.

Sementara Ethereum tetap menghadapi sejumlah tantangan, seperti pertumbuhan nilai nan lebih lambat, persaingan dari blockchain lain, kekhawatiran terhadap aktivitas jaringan dan tekanan jual dari Ethereum Foundation.

Meski begitu, kembalinya inflow pada April memberi sinyal bahwa minat terhadap ETH mulai pulih secara perlahan.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian