Bitcoin Diprediksi Sentuh $150,000! Berikut Faktor Pendorong dan Penghalangnya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah menyentuh titik tertinggi baru di nomor $123,000.

Pergerakan ini memunculkan optimisme bahwa Bitcoin berkesempatan besar melanjutkan apresiasinya hingga mencapai $150,000.

Namun, di kembali angan tersebut, ada juga sejumlah halangan nan bisa memperlambat lajunya.

Beberapa pihak memandang potensi kelanjutan dari dorongan institusional, sementara lainnya mengkhawatirkan akibat dari penjualan besar-besaran oleh pemerintah alias pergeseran minat penanammodal ke aset lain.

Artikel ini bakal membahas secara komplit dorongan dan tantangan utama nan mempengaruhi pergerakan nilai Bitcoin saat ini, serta kemungkinan skenario menuju $150,000.

Dorongan Institusional dan Hambatan dari Altcoin serta Tekanan Eksternal

Salah satu aspek terkuat nan mendorong apresiasi nilai Bitcoin saat ini datang dari masuknya biaya institusional dalam jumlah besar.

Tidak seperti siklus sebelumnya nan lebih didominasi oleh spekulasi ritel, pergerakan nilai sekarang ditopang oleh pembelian dari lembaga besar, biaya pensiun, dan kas perusahaan melalui kendaraan investasi legal seperti ETF.

Arus masuk nan stabil ini memberikan landasan nan lebih kokoh bagi pergerakan jangka panjang Bitcoin.

Kenaikan nilai ke titik tertinggi baru baru-baru ini juga terjadi seiring dengan disahkannya undang-undang mata uang digital pertama di Amerika Serikat oleh Presiden Trump.

Momen ini dianggap sebagai titik kembali nan memberi kejelasan norma bagi aset kripto, khususnya Bitcoin. Efeknya langsung terasa di pasar, dengan meningkatnya kepercayaan penanammodal besar untuk terus menambah eksposurnya.

Selain itu, pernyataan terbuka dari tokoh seperti Michael Saylor semakin memperkuat optimisme pasar. Ia mengisyaratkan strategi akumulasi baru untuk perusahaannya nan dikenal sebagai pemegang Bitcoin terbesar di dunia.

Hanya dalam sepekan terakhir, lebih dari 58 perusahaan diketahui menambah persediaan Bitcoin mereka, dengan total pembelian mencapai 7.700 BTC.

Angka ini mencerminkan akumulasi aktif nan dilakukan secara terorganisir dan bukan dorongan sesaat.

Di sisi info on-chain, nyaris seluruh alamat wallet nan menyimpan Bitcoin saat ini berada dalam kondisi untung. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap arah pasar tetap tinggi.

Selain itu, transaksi dalam jumlah besar mencapai nilai $236,5 miliar dalam tujuh hari terakhir, menandakan tetap tingginya aktivitas dari pelaku besar nan kemungkinan terdiri dari lembaga finansial dan perusahaan swasta.

Namun, di kembali semua sentimen positif itu, tetap ada aspek penghambat nan tak bisa diabaikan. Salah satunya adalah mulai berkurangnya kekuasaan Bitcoin di pasar kripto.

Selama lima hari terakhir, kekuasaan Bitcoin turun dari 64,5% menjadi 60,9%. Penurunan ini bukan disebabkan oleh koreksi harga, melainkan lantaran apresiasi tajam nan dialami oleh altcoin, terutama Ethereum nan mencatat kenaikan 27% dalam waktu singkat.

Penurunan kekuasaan ini memberi sinyal bahwa penanammodal mulai membagi fokusnya ke aset lain, dengan angan imbal hasil nan lebih besar.

Bila kondisi ini berlanjut, maka sebagian modal nan semestinya menopang Bitcoin bisa mengalir ke altcoin, memperlambat pergerakan naik Bitcoin itu sendiri.

Bahkan, jika terjadi tindakan ambil untung besar-besaran dari altcoin, tekanan jual bisa menyebar dan menahan kekuatan pasar secara keseluruhan.

Selain itu, langkah pemerintah seperti nan sedang direncanakan Inggris juga menjadi perhatian pasar. Pemerintah Inggris dikabarkan sedang menyiapkan penjualan lebih dari 61,000 BTC nan disita dari kasus pidana beberapa tahun lalu.

Nilai aset tersebut diperkirakan sekitar $7 miliar, dan jika dilepas ke pasar dalam jumlah besar, dapat memengaruhi stabilitas nilai secara signifikan.

Walaupun belum ada kepastian mengenai waktu dan metode pelepasan, kekhawatiran sudah muncul lebih dulu.

Beberapa pihak cemas bahwa tindakan seperti ini bisa menjadi preseden bagi negara lain nan juga mempunyai persediaan mata uang digital dalam jumlah besar.

Apalagi, di tengah tekanan fiskal akibat perlambatan ekonomi global, penjualan aset digital oleh pemerintah bisa menjadi solusi jangka pendek untuk menutup defisit anggaran mereka.

Kondisi ini membikin pasar berada di persimpangan. Di satu sisi, ada kekuatan besar nan terus mendorong Bitcoin naik.

Di sisi lain, ada tekanan nyata dari eksternal nan bisa menunda apalagi membalikkan arah pergerakan harga.

Kombinasi dua arah ini membikin prediksi menuju $150,000 menjadi skenario nan realistis, namun tetap perlu dikawal dengan kehati-hatian.

Apakah Bitcoin Bisa Benar-Benar Mencapai $150,000?

Saat ini, Bitcoin sedang bergerak dalam fase konsolidasi setelah menyentuh titik tertinggi barunya. Harga berada di kisaran $117,000 hingga $118,000, memperlihatkan pola pergerakan nan stabil dan belum menunjukkan indikasi koreksi besar.

Grafik Bulanan BTCUSD

Konsolidasi seperti ini seringkali terjadi sebelum kenaikan lanjutan, terutama jika disertai dengan volume transaksi nan tetap tinggi dan tidak disertai tindakan jual berlebihan.

Dari sisi pola pergerakan harga, para analis memperhatikan corak diagram nan menunjukkan kemiripan dengan pola kelanjutan apresiasi. Dalam konteks ini, pasar sedang berada pada fase menahan napas sebelum mengambil langkah berikutnya.

Beberapa memperkirakan bahwa sasaran jangka pendek di kisaran $137,000 bisa tercapai dalam waktu dekat jika kekuatan beli tetap terjaga.

Jika sasaran tersebut bisa tercapai, maka kelanjutan ke nomor $150,000 bakal semakin terbuka, apalagi jika tidak ada tekanan jual besar-besaran dari lembaga alias pemerintah.

Perlu dicatat bahwa capaian $123,000 sebelumnya tidak disertai euforia ekstrem seperti pada siklus-siklus sebelumnya.

Kesimpulan

Hal ini menunjukkan bahwa pasar saat ini lebih dewasa dan banyak didominasi oleh tokoh nan mengambil keputusan berasas kajian dan strategi jangka panjang.

Pendorong ke $150,000 bakal sangat berjuntai pada beberapa aspek utama.

Jangan lupa untuk selalu menjaga manajemen akibat dan tetap bertahab kuat pada strategi investasi dan trading masing-masing.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian