Bitcoin dan Ethereum Disebut ‘Heavy Shorted’, Pasar Waspada Volatilitas

Sedang Trending 22 jam yang lalu

– Data dari BTCUSA menunjukkan pasar mata uang digital saat ini condong ke posisi short, dengan konsentrasi terbesar terlihat pada Bitcoin dan Ethereum. Kondisi ini menandakan banyak trader memasang posisi lanjutan pada penurunan harga, sehingga struktur posisi menjadi tidak seimbang.

Menurut kajian tersebut, ketimpangan ini krusial lantaran saat posisi short menumpuk, pasar menjadi lebih sensitif terhadap aktivitas naik nan cepat. Jika Bitcoin bergerak naik melewati area tertentu di atas nilai sekarang, peta likuidasi mengindikasikan adanya potensi gelombang likuidasi paksa pada posisi short berleverage.

Dalam situasi seperti itu, trader nan short dipaksa menutup posisi rugi, dan pembelian penutupan itu dapat mempercepat kenaikan harga. Hal ini pun menciptakan pengaruh domino nan dikenal sebagai short squeeze.

Pola serupa juga terlihat pada Ethereum, BTCUSA menilai volume posisi short nan rentan likuidasi bakal menjadi signifikan jika ETH bergerak sigap ke level-level nan ditandai pada peta likuidasi. Artinya, cukup satu dorongan nan kuat, misalnya dari arus biaya masuk, berita positif alias breakout teknikal, untuk memicu volatilitas nan lebih besar dibanding kondisi normal.

Baca Juga: Bitcoin Kembali Jauh dari US$ 100.000 Setelah Koreksi Akhir Pekan

Meski begitu, BTCUSA menekankan bahwa peta likuidasi bukan ‘ramalan’ bahwa reli itu pasti terjadi. Peta tersebut lebih tepat dibaca sebagai penanda area rawan, ialah wilayah nilai di mana pergerakan bisa membesar lantaran banyak posisi leverage dalam bahaya. Arah akhirnya tetap ditentukan oleh kombinasi volume, katalis pasar dan respon pelaku pasar ketika level kunci tersentuh.

Untuk saat ini, konsentrasi utama ada pada “ambang” di atas nilai terkini, baik pada Bitcoin maupun Ethereum, lantaran jika periode tersebut ditembus, pasar berpotensi masuk fase pergerakan tajam akibat likuidasi berantai. Namun jika tidak ada katalis dan volume tidak mendukung, penumpukan short juga bisa memperkuat lebih lama tanpa memicu squeeze.

Banyak dari kalangan penanammodal dan trader mata uang digital memasang pada posisi turun, salah satunya disebabkan oleh kekhawatiran bakal geopolitik dunia. Pasalnya, Amerika telah memberlakukan tarif kepada negara-negara nan dianggap sekutu, dan ambisi Donald Trump untuk mencaplok Greenland membikin pasar semakin mengalami ketidakpastian.

Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya
Sumber Crypto Harian
Crypto Harian