Kabar mengejutkan datang dari ekosistem Story Protocol, proyek nan meluncurkan token IP. Jason Zhao, sosok pendiri sekaligus CEO, resmi menyatakan mundur dari posisinya setelah 3,5 tahun membangun proyek ini dari nol.
Langkah ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan komunitas, lantaran dianggap bisa berkapak langsung terhadap kredibilitas dan masa depan Story Protocol.
Bagi sebagian pihak, keputusan Zhao disebut sebagai “tanda bahaya” nan bisa merugikan penanammodal dan komunitas, apalagi ada nan menyebutnya menyerupai rug pull.
Namun, sebagian lain menilai pengunduran diri ini hanyalah bagian dari restrukturisasi organisasi, dengan tetap melibatkan Zhao sebagai penasihat strategis.
Pengunduran Diri Jason Zhao, Antara Restrukturisasi alias Rug Pull?
Jason Zhao mengumumkan bahwa dirinya mundur dari peran penuh waktu sebagai CEO Story Protocol. Meski demikian, dia menegaskan bakal tetap terlibat sebagai penasihat strategis.
After 3.5 years building Story from scratch, I’m stepping out of my full-time role. I’ll stay closely involved as a strategic advisor.
While incubating Poseidon, I rekindled my original passion from my DeepMind days: applying AI to frontier industries like science and space.… pic.twitter.com/fd8J0c9uSO
Dalam pernyataan resmi, Zhao menjelaskan bahwa dia mau kembali menekuni minat awalnya di bagian kepintaran buatan (AI), khususnya penerapannya di sektor frontier seperti sains dan luar angkasa.
\Zhao menyampaikan bahwa membangun Story adalah pengalaman paling berfaedah dalam hidupnya. Dari sebuah sketsa di papan tulis saat usianya 22 tahun, Story Protocol sekarang telah berkembang menjadi jaringan nan mendukung beragam IP ternama seperti Balmain hingga BTS, dengan jutaan transaksi serta lebih dari $130 juta support pendanaan dari mitra besar termasuk a16z.
Sebagai bagian dari transisi, kepemimpinan bakal dilanjutkan oleh SY sebagai CEO, Andrea sebagai Chief Product Officer, dan Sandeep sebagai Chief AI Officer.
Zhao juga menegaskan bahwa dirinya tidak betul-betul meninggalkan Story, karena dia tetap bakal berkolaborasi dan berinvestasi dalam fase baru perusahaan ini.
Meskipun pernyataan tersebut bersuara optimis, sebagian organisasi justru melihatnya dengan kecurigaan.
Beberapa personil organisasi menyebut bahwa langkah ini berpotensi merugikan penanammodal lantaran terjadi di saat token IP baru mulai mendapatkan momentum. Mereka cemas mundurnya sosok pendiri dapat memicu ketidakpastian arah proyek.
Di sisi lain, ada pihak nan menilai langkah Zhao wajar sebagai bagian dari dinamika perusahaan rintisan.
Restrukturisasi dianggap sebagai upaya memperkuat manajemen dengan menghadirkan figur-figur baru nan lebih konsentrasi pada operasional, sementara Zhao bisa mengarahkan perannya pada visi jangka panjang.
Dengan adanya dua pandangan nan saling bertolak belakang ini, pasar sekarang menunggu langkah lanjutan dari tim baru Story Protocol untuk membuktikan bahwa transisi ini tidak bakal merugikan ekosistem maupun pemegang token IP.
Reaksi Pasar: Harga IP Bergerak Turun Setelah Sempat Menguat
Pasar mata uang digital merespons pengumuman ini dengan pergerakan nilai IP nan cukup fluktuatif. Setelah berita mundurnya Jason Zhao beredar, token IP justru sempat mencatatkan apresiasi nilai dalam waktu singkat.
Hal ini kemungkinan disebabkan adanya ekspektasi positif bahwa restrukturisasi bisa membawa arah baru bagi Story Protocol.
Namun, memasuki awal pekan, sentimen mulai berubah. Harga IP bergerak turun, seiring semakin banyak penanammodal nan baru mengetahui buletin ini dan menilai ulang risikonya. Kondisi ini menimbulkan tekanan jual, sehingga nilai IP keluar dari tren penguatan jangka pendeknya.
Grafik Harian IPUSD

Secara teknikal, pergerakan nilai IP sekarang menghadapi fase penting. Selama pemisah bawah nilai di $5.479 tetap terjaga, maka token IP dinilai tetap berada di area apresiasi.
Dengan kata lain, potensi koreksi lebih dalam belum terkonfirmasi sepenuhnya. Namun, jika pemisah tersebut ditembus, ada kemungkinan nilai bakal terkoreksi lebih jauh hingga mendekati $3.95.
Sebaliknya, andaikan apresiasi nilai sukses berlanjut, sasaran kenaikan berikutnya diperkirakan berada di kisaran $7.2.
Area ini bisa menjadi referensi penanammodal untuk mengukur sejauh mana pasar bisa mempertahankan optimisme terhadap token IP meski di tengah pergantian struktur kepemimpinan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar belum mempunyai konsensus jelas mengenai akibat mundurnya Zhao.
Tanggapan nan bercampur antara kekhawatiran rug pull dan kepercayaan terhadap restrukturisasi tercermin dalam perubahan harga. Investor sekarang berada pada fase menunggu, apakah tim baru bisa memberikan kepercayaan melalui langkah konkret.
Kesimpulan
Mundurnya Jason Zhao sebagai CEO Story Protocol menjadi berita besar nan mengguncang proyek ini.
Di satu sisi, keputusannya dianggap wajar sebagai bagian dari restrukturisasi dan konsentrasi pada minat baru di bagian AI. Di sisi lain, organisasi menyoroti potensi akibat terhadap kelanjutan proyek, apalagi ada nan menyebutnya menyerupai rug pull.
Reaksi nilai IP juga menunjukkan ketidakpastian tersebut. Setelah sempat naik, sekarang nilai berbalik turun, mengindikasikan adanya tekanan pasar.
Kedepannya, nasib IP bakal sangat berjuntai pada konsistensi tim baru dalam menjaga ekosistem serta meyakinkan organisasi bahwa Story Protocol tetap berada di jalur pembangunan nan berkelanjutan.
Disclaimer: Semua konten nan diterbitkan di website Cryptoharian.com ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan nan telah tayang di bukan nasihat investasi alias saran trading.
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata uang digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.